Tuhan, terima kasih:
Untuk trimester kedua kehamilan yang sangat menyenangkan, dibanding trimester satu yang sangat horror. Mual yang hilang, selera makan yang meraja lela, rambut yang hampir gak pernah lepek walau keramas jarang banget, dan jerawat yang mulai berkurang walau wajah masih belang-belang. Udah nggak anti dapur dan bisa masak-masak lagi.
Untuk semua pengalaman dan pelajaran baru sampai bulan kelima kehamilan ini. Mulai yang bikin desperate semacam mual dan ngantuk yang gak masuk akal, sampai tendangan kecil dan suara detak jantung yang membahagiakan. Perubahan bentuk tubuh, perasaan ingin melindungi, dan cinta jenis baru yang tiba-tiba aku rasakan.
Untuk partner hidup yang selalu menenangkan. Mengambil alih semua pekerjaan rumah saat aku keliyengan dan susah makan. Tidak keberatan mengurus semua keperluannya sendiri, dan melakukan hampir apa saja yang aku inginkan. Suami yang setiap selesai dipijat punggungnya, selalu ganti memijat bahu dan punggungku.
Untuk hal-hal remeh temeh seperti pancake durian, sambel bu rudi, lipstik revlon 240, pure olive oil sariayu, body mist passion of manggis Dewi Sri, jus tomat, celana aladdin, we love ABC, babycenter.com, indomie kari ayam yang semakin enak karena dimakan sebulan sekali, dan semuanya.
Terima kasih.


