Kamis, 17 Januari 2008

no more undirect flight


maybe i'm a nerd.
orang aneh yang terlalu sering denial dengan tameng mengedepankan logika. Berusaha meletakkan segala sesuatunya on the track. Berusaha dengan sangat keras. Dan itu menyakitkan.
Disaat orang laen yang mengalami patah hati, normalnya, he/she will spontaneously sad or mad or depressed. But i didnt. I lived my life normally, karna aku tau saat itu aku butuh konsentrasi lahir batin yang penuh ke kerjaan dan kuliah. I didnt shade my tears cos i didnt cry. I wasnt mellow cos i just felt zero.

Dan hari ini, beberapa bulan setelah hari-H, saat kerjaan sepi dan kuliah libur, saat 'harusnya' semua udah normal lagi,, i'm here. Listening sad and mellow song, too easy to cry, and all the memories suddenly come from everywhere, from every part of my days. Pathetic.

Satu lagi kerjaan tipe-tipe orang patah hati yang aku lewati,, yaitu baca apapun yang berhubungan dengan patah hati, cinta yang tak sampai, finding ur soulmate, dan segala macamnya. Haha, i'm completely broken heart.

Siang ini, lagi baca-baca blog ninit yunita (www.istribawel.com) yang 'a ticket to find your soulmate', dan seperti sudah diduga saudara-saudara,, mulai deh tu mata berkaca-kaca. Ninit mengumpamakan:

Maybe God give us a 'ticket' to find your soulmates,
He is somewhere waiting for you at the airport

Baca tulisan itu aku merinding and realise,,,

When God want u to have a direct flight, u will easily find him,the one. Stand over there, waiting for u with his charm smile.
Or when God want u to have an undirect flight, u will transit for many times and have some1 else there before u meet the real one.


Udah beberapa kali transit yang lewat, for me, and they were painful. Apalagi saat kita udah 'sempat' merasa yakin bahwa he is the one, the last person waiting for u at the last airport.
Tiga tahun setengah transit di sana, ini adalah transit terlama yang full of emotion. Melibatkan semua perasaan yang mungkin dipunyai manusia.
Hari ini aku baru mengingat lagi (semoga untuk yang terakhir kalinya) saat aku mengamati dia berdiri lagi di terminal kedatangan untuk menjemput expecting-soulmate-nya. Perih memang. Orang yang bertahun-tahun mengisi hati dan pikiran itu kini sedang membawakan koper berisi cinta gadis lain.

Dan aku mengemasi koper-koperku, sambil menghapus air mata yang tersisa, check my ticket and have my flight to the next airport, where someone waiting for me, again.
Hope that this time is not an undirect flight, anymore.....

4 komentar:

dhen_ap mengatakan...

maybe sometimes you try to take a train rather than a plane, and just maybe you'll find someone you've searched for........ ;)

icha mengatakan...

maybe u're just right, my dear brother...;)
maybe he's already waiting for me at bus station or 'pangkalan ojek'??

superduperdhentz mengatakan...

Sounds sad...

But, darl, i think it's ok to get an undirect flight. Dari pada dapet yang direct trus pengen nyyobain flight2 yang laen?? Hwehe.. Teteup, gurl power, ho!!

Lagian hon, in our life it's ok when you're falling once. It's fine kalo sekedar berhenti bentar trus nangis. But, don't forget to stand up, clean up your pink dress, hold your head up high and start runnin' again.
Tp kalo jatohnya bekali-kali sih i think u need to see the doctor. Sekedar ngecek aja, sapa tau dokternya cakep.

'IcHa' mengatakan...

whekekekek...
i love the last sentence: sapa tau dokternya cakep...
Dasar Blonde loooo say!