Rabu, 30 Januari 2013

...memilih kehidupannya sendiri.


Dimas Suryo, aktivis tahun 60an, tahanan politik, dilarang kembali ke tanah air, akhirnya hidup beranak pinak dan sukses di Prancis, mengajarkan saya tentang betapa manusia sanggup beradaptasi di luar zona nyamannya. Kadang manusia terlalu senang menghakimii orang lain yang bisa melanjutkan hidup seakan-akan mencampakkan kehidupan yang lalu begitu saja, dan bisa secepat itu punya kehidupan baru. Padahal, apa gunanya membawa kata 'dulu' di hidup yang terus melaju?

Ada perasaan cinta yang bergulir seperti roda, berisikan kepedulian dan kasih. Saya belum merasakan tingkat itu, tapi perlahan saya mulai memahami, ada --banyak-- orang yang sampai di titik perguliran roda cinta itu. Satu yang saya tahu, hati bisa mendua kapan saja. Mencintai seseorang tidak membuat hati berhenti menambatkan diri pada sosok lain, wajah lain, atau kharisma lain. Tidak dosa karena itu hal paling alamiah seperti aliran darah, itulah gunanya pikiran dan komitmen dalam sebuah hubungan.

Di sisi lain, bergulirnya hidup, tidak pernah membuat seseorang untuk berhenti menginginkan untuk kembali ke rumah. Atau mencari rumah, atau apapun istilahnya. Untuk pulang adalah semacam kerinduan yang selalu terpendam, tak pernah hilang.

--------

“Setiap huruf berloncatan mencari jodoh membentuk kata; setiap kata meliuk, melesat, dan mungkin saling bertabrakan dan rebutan mendapatkan jodoh untuk membentuk daya puitik. Setiap huruf mempunyai ruh, mempunyai nyawa, dan memilih kehidupannya sendiri.”
Leila S. Chudori, Pulang
Leila S. Chudori, wartawan Majalah Tempo, pe-review film idola saya, kali ini menjadi penulis favorit baru. Sempat ragu untuk membaca novel ini karena membayangkan sebuah novel tebal dengan latar belakang politik tahun 1965 dan 1998, rasanya langsung sesak nafas, turn out to be novel yang sangat mudah dinikmati. Tidak berat, tapi juga tidak ringan, pas untuk saya yang -kalau menurut istilah Mbak Riana- politic is not my cup of tea. Jadi Mbak Leila, saya salah satu orang yang menanti novel berikutnya! 
gambar dari sini

2 komentar:

riana mengatakan...

senang melihat ada posting baru di blog ini, review buku pula, ditunggu posting selanjutnya:)

'IcHa' mengatakan...

Hai mbak!
Thanks yaa...