Rabu, 19 Maret 2008

fired


this entry dedicated to: YULI (Goodluck, Yul!)

seharian aku kaya lagi mimpi buruk, keinget terus sama ekspresi sedih-kalut-marah-ga terima di wajahnya.

God, for the first time in my life, seseorang datang dan berkata bahwa ia dipecat. Yuli, Office Boy di kantor, sore-sore pas kami sedang becanda-canda menunggu waktu pulang tiba, datang dan ingin berpamitan. Katanya ada pengaduan ke supervisornya, bahwa dia tidak bekerja dengan baik, padahal kami sebagai customer-nya merasa baik2 saja dengan hasil kerjanya.
Gosh! Wajah itu, tangan yang gemetar, dan air mata yang dengan sekuat tenaga ditahan membuat aku speechless, patah hati. Aku patah hati.

Kondisi Indonesia yang berlebihan penduduk dengan usia kerja, membuat suatu perusahaan 'semena-mena' memperlakukan SDM. Apalagi untuk pegawai level bawah.
Kasarnya:
'Lo salah, lo gw pecat, besok juga udah ada yang ganti posisinya'
'Gajinya segini, emang adanya segini, mau ga?kalo ga mau gak apa2, masih banyak yang antre'

Padahal, terus menerus memecat pegawai bukanlah solusi, itu cara feodal. Seharusnya, ato sebaiknya, karyawan ditegur dulu, diberitahu kesalahannya dan diberi pengarahan. Tentu saja untuk kasus Yuli, PT yang menaungi OB di kantorku itu harus selektif dalam memilah pengaduan atas kinerja karyawannya, misalnya dengan cross check komplain itu kepada kami, orang-orang yang merasakan hasil kerjanya. Kadang, ada pengaduan yang datang dari teman sesama OB, yang menyudutkan teman sendiri, persekongkolan yang ada di setiap level kehidupan.

Aku anak manja yang beruntung, kerja pun ga perlu jungkair balik nyari. Kalaupun ada masanya aku diperlakukan dengan tidak adil, aku masih punya bargaining power at least untuk mengemukakan pendapat, atasanku sangat sangat supportif, dan sampai sekarang aku diperlakukan dengan relatif adil.
Dan bersyukurpun aku masih kurang...

Aku sedih...

picture was taken from:
thejobsearchguru.com

2 komentar:

virtual mind mengatakan...

INDONESIA getu loh...

Nibiru mengatakan...

memang terdengar menyakitkan siy... tp bukankah memang dialam kebendaan inih yg berlaku masih hukum rimba yg sedikit dimodify... dan yang baik tak selalu menang. Klo ga pcy, tanya aja sm anggota DPR... hihihi

tp entahlah di akherat nanti...!!?