Jumat, 20 Maret 2009

Hati-hati dengan pikiranmu, anak muda...

Adek sepupu yang mau lulus SMA tahun ini tiba-tiba curhat sambil nangis2 karena dia mau putus sama pacarnya. Dia merasa cowok itu adalah belahan jiwanya, the one, laki-laki yang akan menemaninya di sisa umurnya.

Aku menanggapinya dengan senyuman seorang kakak yang tulus dan bijaksana, menasehatinya bahwa putus cinta ya rasanya emang kayak gitu, kalau kamu siap pacaran ya harus siap putus, lagian umurmu masih 17 tahun dek, masih panjaaaaang, nanti juga pas kuliah ketemu orang-orang baru, pacaran lagi, seru lo pacaran sama temen se-kampus, serta sejuta perbendaharaan nasehat klise se-klise-klisenya,yadda yadda yadda...

Padahal dalam hati nih aku agak-agak ketawa kasian (oke, aku ketawa kasian, ga pake agak-agak) sekaligus underestimate, apaan sih nih baru juga SMA geetoo loooh (dengan logat anak gaol jkt), kaya apa sih patah hatinya, paling juga cuma geli2 doang, masalah juga CUMA standar, ntar juga lupa,,yaelaaah... Buktinya sekarang aku cuman ketawa2 kalo inget jaman SMA dulu..lucu. Belum tau aja dia ntar kalo patah hati 5-6 tahun lagi rasanya kayak apa, udah lewatlah ya masa-ku itu ceritanya SMA banget... Its like 6 - 9 tahun lalu gitu...ampuuun!!!

Itu adalah kasus beberapa bulan yang lalu.

Dan sekarang, aku sedang berada di posisi 'adek sepupuku'. Berada di posisi 'dengan kisah SMA banget' bagi teman-temanku, hah. Merasa jengah gak sih? Disaat mereka memberikan tatapan 'Lo emang belum masa nya cha, masa gw sih udah lewat yang kaya gitu...'. Atau 'ketemuan yuk cha, ntar cerita2, tapi suemong gw ikut ya...' atau bahkan tidak mengatakan apa2 dengan cukup sibuk dengan hari-harinya
Asing. Aneh. Marah. Jengah. Terintimidasi. Males cerita. hmmmpf,the childish and egocentric me...

Balik-baliknya, malah jalan-jalan ke pasar baru sama damdam, cela-celaan (as always) sama cinda,, So, sapa bilang ga ada persahabatan antara cowok dan cewek? Siapa yang bilang? For me, it DOES exist. Kalo itu gak eksis buat yang laen,giliran aku yang menatap dengan tatapan penuh simpati,,tapi dalam hati ketawa lagi, kasiaaaan deeeh...hahahahahahhaa.

2 komentar:

siska widuri mengatakan...

i wanna say sumthing... really do...

its just that, i know what im about to tell you is cliche. so i better shut my mouth up.





*r u really that broken heart(??????)*

'IcHa' mengatakan...

:)
i am broken heart.


but its ok.
i'm really fine dear...
ini sebenernya tulisan lama, udah pernah diceritain ke damar dan dy cukup excited menanggapi,,makanya aku bertekad harus dimasukin blog, dan ya, baru masuk skrg pas momen nya pas.